Sementara itu, pelatih Pertamina Fastron, Eko Waluyo mengatakan permainan anak asuhnya mulai menurun sejak set kedua ketika beberapa kali gagal mengembalikan bola servis dengan bagus sehingga serangan mudah dibaca lawan.
Selain itu, penampilan Megawati Hangestri yang biasanya garang dengan smes-smes kerasnya, tampil jauh di bawah performa terbaiknya. Begitu juga pemain asingnya, Oleksandra Bytsenko tidak bermain maksimal dan smesnya mudah diblok serta receive-nya buruk.
“Saya sengaja tidak tarik keluar Megawati karena berharap dia bisa bangkit lagi. Tapi, ternyata kepercayaan dirinya belum pulih setelah beberapa smesnya gagal membuahkan poin,” kata Eko Waluyo.
Tim Jakarta Bhayangkara Presisi Juara Putaran Pertama Putra PLN Mobile Proliga 2023
Kapten Pertamina Fastron, Agustin Wulandhari juga mengakui permainan timnya hari ini tidak berkembang dan lebih sering melakukan kesalahan sendiri.
“Hasil ini menjadi evaluasi untuk menghadapi laga berikutnya. Kami masih punya lima pertandingan dan berharap segera bangkit memenangi semuanya,” katanya. (ARM)









