HARIANKOTA.CO, Boyolali— Pentas musik rock perdana di Plaza UMKM Waduk Cengklik, Ngemplak, Boyolali, sukses menyedot perhatian masyarakat pada, Minggu (26/7/2026) malam.
Ratusan warga dan pecinta musik dari berbagai generasi memadati lokasi untuk menyaksikan gelaran “Rock’N on The Full MooN” yang digelar Komunitas Peduli Waduk (KPW) bersama Komunitas Classic Rock Solo Raya Wilayah Boyolali.
Antusiasme penonton terlihat sejak sore hingga acara berakhir. Mengusung tema “Classic Rock Is Back”, pertunjukan menghadirkan perpaduan musik rock dengan panorama matahari terbenam dan suasana bulan purnama di Waduk Cengklik, menciptakan pengalaman berbeda bagi para pengunjung.
Acara berlangsung mulai pukul 16.00 hingga 22.30 WIB. Setelah diawali doa bersama, panggung bergantian diisi penampilan sejumlah musisi rock yang menghibur penonton selama lebih dari enam jam.
Ketua Panitia, Nanang Ananto dari Pondok Kayu Sunrise Waduk Cengklik, mengatakan kegiatan tersebut digelar sebagai wadah berekspresi bagi musisi sekaligus mendukung promosi destinasi wisata dan menggerakkan ekonomi kreatif setelah penataan kawasan Plaza UMKM Waduk Cengklik.
Sejumlah musisi turut tampil memeriahkan acara, di antaranya Green Grocers Band, Just Mine Band feat Raymond Ex Real, Jet Voice, Priscilla dari Surabaya, Ai’ dari Semarang, serta Dani Liem dari Solo.
Kegiatan itu juga dihadiri perwakilan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Boyolali, Harjanto dari Studio 45 Sukoharjo selaku inisiator Rock to Glory, serta keluarga besar Komunitas Peduli Waduk.
Harjanto menilai geliat musik rock di Soloraya mulai bangkit. Menurutnya, semakin banyak pertunjukan musik rock digelar, mulai dari street performance hingga di berbagai lokasi ikonik, menjadi sinyal positif bagi perkembangan komunitas musik rock.
Ia juga mengajak para musisi untuk memperkuat solidaritas dengan saling mengapresiasi, bukan saling menganggap sebagai pesaing. Menurutnya, kebersamaan menjadi kunci agar ekosistem musik rock terus berkembang.
Lebih lanjut, Harjanto berharap pemerintah daerah memberikan dukungan nyata kepada komunitas musik melalui kemudahan perizinan dan insentif penyelenggaraan acara.
“Pemerintah diharapkan memberikan ruang bagi komunitas musik dengan mempermudah perizinan. Syukur-syukur ada dukungan anggaran, meskipun hanya berupa insentif bagi komunitas yang menggelar pentas musik tanpa syarat atau kepentingan politik,” ujarnya.
Ia juga mengusulkan agar setiap penyelenggaraan konser musik di wilayah Soloraya melibatkan musisi lokal sebagai pengisi acara sehingga memiliki kesempatan lebih luas untuk tampil dan berkembang.
Respons positif juga datang dari masyarakat yang hadir. Mereka berharap pentas musik rock di Waduk Cengklik dapat menjadi agenda rutin karena dinilai mampu menghidupkan kawasan wisata, meningkatkan aktivitas UMKM, sekaligus menjadi ruang kreatif bagi musisi lokal Boyolali dan Soloraya.(BYL)








