HARIANKOTA.CO, Karanganyar — Majelis Dikdasmen PDM Sukoharjo menggelar Raker di Tawangmangu untuk merumuskan kebijakan dakwah pendidikan, regulasi kepala sekolah, serta strategi meningkatkan mutu dan daya saing AUM.
Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sukoharjo menggelar Rapat Kerja (Raker) di Tawangmangu, Karanganyar, Sabtu (29/8/2026).
Forum tersebut diarahkan untuk memperkuat arah pengelolaan sekolah Muhammadiyah agar semakin profesional sekaligus tetap berakar pada dakwah Islam dan kemuhammadiyahan.
Raker diikuti Ketua dan Sekretaris Majelis Dikdasmen Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se-Sukoharjo serta Kelompok Kerja Kepala Sekolah dari jenjang SD/MI, SMP/MTs hingga SMA/MA.
Ketua Majelis Dikdasmen PDM Sukoharjo, H. Sri Lahir, menegaskan pendidikan Muhammadiyah tidak boleh berhenti pada pencapaian akademik. Sekolah harus menjadi ruang pembentukan karakter Islami sekaligus kaderisasi persyarikatan.
“Sekolah bukan hanya tempat transfer ilmu, tetapi juga wadah pembentukan akhlak, karakter Islami, dan kader persyarikatan,” tegasnya.
Karena itu, penguatan dakwah pendidikan keislaman dan kemuhammadiyahan menjadi salah satu agenda utama Raker. Nilai tersebut didorong agar menjadi ruh dalam pengelolaan seluruh satuan pendidikan Muhammadiyah di Sukoharjo.
Selain aspek dakwah, forum juga membidik pembenahan manajerial Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) bidang pendidikan. Tata kelola lembaga, penguatan kapasitas kepala sekolah, transparansi pengelolaan, hingga perluasan kerja sama dengan masyarakat menjadi bagian yang dibahas.
Raker juga menyoroti regulasi seleksi dan masa jabatan kepala sekolah. Majelis Dikdasmen menilai diperlukan aturan yang jelas, adil, dan selaras dengan prinsip persyarikatan agar regenerasi kepemimpinan sekolah berlangsung efektif dan berkesinambungan.
Hasil yang ditargetkan dari Raker tersebut meliputi rumusan kebijakan penguatan dakwah pendidikan keislaman dan kemuhammadiyahan, draft regulasi seleksi serta masa jabatan kepala sekolah, dan strategi manajerial AUM untuk meningkatkan mutu serta daya saing sekolah Muhammadiyah di Sukoharjo.
Agenda tersebut menjadi pijakan Majelis Dikdasmen PDM Sukoharjo dalam menyatukan arah pengelolaan pendidikan Muhammadiyah, sehingga peningkatan kualitas sekolah berjalan beriringan dengan penguatan dakwah dan kaderisasi persyarikatan.







