menu search

Jelang Batas Akhir, PMB UMS 2026 Tembus 27.853 Pendaftar

Data tersebut menunjukkan masih terdapat ribuan pendaftar yang belum menyelesaikan proses registrasi

Jumat, 14 Agustus 2026, 20:53 WIB

HARIANKOTA.CO, Sukoharjo—Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) 2026 memasuki tahap akhir dengan jumlah pendaftar mencapai 27.853 calon mahasiswa hingga Jumat 14 Agustus 2026. Dari jumlah tersebut, 7.445 calon mahasiswa telah melakukan registrasi.

Informasi yang didapat, batas akhir PMB 2026 tinggal kurang dari dua minggu. Data tersebut menunjukkan masih terdapat ribuan pendaftar yang belum menyelesaikan proses registrasi.

Staf Promosi PMB UMS, Fefy Sheilla Putri, mengatakan dari total pendaftar tersebut sebanyak 2.116 calon mahasiswa tercatat sebagai pelamar beasiswa UMS. Setelah menjalani seleksi, 118 mahasiswa dinyatakan lolos sebagai penerima beasiswa.

Salah satunya Garneta Felicia Furaida, calon mahasiswa Program Studi Keperawatan UMS asal Temanggung yang lolos Beasiswa Hafidz Al-Qur’an (BHA) UMS 2026.

Garneta mengaku beasiswa tersebut menjadi kesempatan untuk meringankan beban orang tua sekaligus memotivasinya mengembangkan potensi selama kuliah.

“Karena ingin meringankan orang tua. Saya juga ingin membanggakan orang tua dengan mendapatkan beasiswa ini. Selain meringankan, beasiswa ini juga memotivasi saya untuk lebih berkembang dan menjadi lebih baik,” ujar Garneta di UMS.

Garneta sebelumnya mendaftar Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) dan Keperawatan. Ia akhirnya diterima di pilihan kedua, yakni Keperawatan, sekaligus memperoleh BHA UMS.

“Saya senang banget dan tidak menyangka. Alhamdulillah justru diterima di sini sebagai penerima beasiswa,” katanya.

Selama kuliah, Garneta berencana aktif dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), mengikuti berbagai perlombaan, serta bergabung dengan Mahasiswa Pecinta Qur’an (MPQ) dan Keluarga Huffaz Muhammadiyah (KHU).

Ia juga menargetkan mengikuti kompetisi tingkat nasional hingga internasional serta memperoleh kesempatan student exchange ke luar negeri.

“Dari dulu sejak MA saya sudah ingin mengikuti student exchange, tetapi belum mendapat kesempatan. Mudah-mudahan di UMS saya bisa mendapatkan kesempatan untuk student exchange ke luar negeri,” ujarnya.

Melalui program beasiswa, UMS membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi akademik, organisasi dan prestasi. Garneta berharap semakin banyak pelajar, khususnya penghafal Al-Qur’an, memanfaatkan program beasiswa untuk melanjutkan pendidikan di UMS.

“Harapannya, adik-adik kelas saya bisa masuk ke UMS juga dan ikut mendapatkan Beasiswa Hafidz Al-Qur’an atau beasiswa lainnya,” pungkasnya.(SKH)

 

Berita Lainnya

Berita Terkini

arrow_upward