menu search

JSIT Jatim Belajar dan Bangun Sinergi Pendidikan Bersama Jateng di Klaten

Silaturrahim ini menjadi momentum yang sangat baik untuk mempererat ukhuwah

Kamis, 07 Mei 2026, 22:31 WIB

HARIANKOTA.CO, Klaten— Semangat kolaborasi dan penguatan mutu pendidikan Islam terpadu mengemuka dalam kunjungan silaturrahim JSIT Indonesia Wilayah Jawa Timur ke JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah di Rumah Makan Kakung Sableng, Klaten, Kamis (7/5/2026).

Kunjungan yang dipimpin langsung Ketua JSIT Indonesia Wilayah Jawa Timur, Moch Edris Effendi, bersama 14 pengurus wilayah tersebut disambut hangat Ketua JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah, Hananto Widhiaksono, beserta jajaran pengurus.

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah, memperkuat sinergi, sekaligus membangun kolaborasi antardaerah dalam memajukan pendidikan Islam terpadu di Indonesia.

Hananto Widhiaksono menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Menurutnya, silaturrahim antarwilayah menjadi energi positif untuk saling berbagi pengalaman dan praktik baik dalam pengelolaan pendidikan.

“Silaturrahim ini menjadi momentum yang sangat baik untuk mempererat ukhuwah, memperkuat sinergi, serta saling berbagi pengalaman dan praktik baik antarwilayah. Semoga melalui pertemuan ini, JSIT Jawa Tengah dan Jawa Timur dapat terus berkolaborasi dalam menghadirkan layanan pendidikan Islam yang berkualitas dan memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Moch Edris Effendi menegaskan bahwa kunjungan kerja tersebut bukan sekadar agenda seremonial, tetapi juga menjadi sarana belajar bersama guna meningkatkan kualitas organisasi dan pendidikan.

“Kami datang bukan hanya untuk berkunjung, tetapi juga untuk belajar dan mengambil inspirasi dari berbagai praktik baik yang sudah dijalankan JSIT Jawa Tengah. Semangat kolaborasi seperti ini sangat penting agar kita bisa tumbuh dan maju bersama,” ungkapnya.

Sebelum agenda silaturrahim berlangsung, rombongan JSIT Jawa Timur terlebih dahulu mengunjungi SMPIT Ibnu Abbas Klaten dan SMAIT Ibnu Abbas Klaten. Kunjungan itu dilakukan untuk melihat langsung budaya mutu pendidikan, inovasi pembelajaran, serta praktik baik yang diterapkan di kedua sekolah tersebut.

Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Berbagai gagasan strategis turut dibahas, mulai dari penguatan mutu pendidikan, pengembangan organisasi, inovasi pembelajaran, hingga strategi memperluas kolaborasi antarlembaga.

Tak hanya menjadi ruang diskusi, kegiatan ini juga memperkuat semangat kebersamaan dalam menghadirkan layanan pendidikan Islam yang unggul, berkualitas, dan berdaya saing.

“Kolaborasi dan sinergi antara Jateng dan Jatim diharapkan dapat menjadi kontribusi positif dalam mendukung kemajuan pendidikan Indonesia,” ujar salah satu pengurus.

Melalui silaturrahim tersebut, JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah berharap sinergi antarwilayah terus terjalin dan mampu melahirkan berbagai program kolaboratif demi mendukung kemajuan pendidikan Islam terpadu di Indonesia. (KLT)

Berita Lainnya

Berita Terkini

arrow_upward