menu search

Sukoharjo Banjir, Polisi Gerak Cepat Urai Kemacetan Parah di Solo Baru

Menghadapi situasi tersebut, Satlantas Polres Sukoharjo langsung memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem contra flow

Rabu, 15 April 2026, 20:43 WIB

HARIANKOTA.CO, Sukoharjo– Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sukoharjo bergerak cepat mengurai kemacetan parah yang terjadi di kawasan Solo Baru, Rabu (15/4/2026), menyusul banjir yang merendam sejumlah ruas jalan utama penghubung Sukoharjo–Solo.

Kemacetan panjang terpantau dari Tanjunganom hingga Joyontakan. Genangan air dengan ketinggian bervariasi membuat laju kendaraan tersendat, bahkan di beberapa titik air mencapai mata kaki pengendara.

Kasat Lantas Polres Sukoharjo, AKP Doohan Octa Prasetya, yang turun langsung ke lapangan, menyebut kepadatan arus lalu lintas dipicu banjir di kawasan strategis seperti Bundaran Solo Baru dan Bundaran Pandawa.

“Untuk situasi arus lalu lintas saat ini cukup ramai dan tersendat, khususnya dari arah Sukoharjo menuju Solo. Ini dikarenakan adanya genangan air atau banjir di wilayah Solo Baru,” ujarnya.

Tak hanya dari arah Sukoharjo menuju Solo, arus sebaliknya juga terpantau padat merayap. Kondisi terparah terjadi di kawasan Tanjunganom, di mana ketinggian air hampir mencapai lutut orang dewasa, menyebabkan antrean kendaraan mengular panjang.

Menghadapi situasi tersebut, Satlantas Polres Sukoharjo langsung memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem contra flow untuk mempercepat pergerakan kendaraan.

“Kami berlakukan contra flow. Untuk roda dua kami arahkan satu lajur menuju Solo. Sedangkan roda empat kami persilakan melintas, namun harus mengikuti lajur paling kanan,” jelas AKP Doohan.

Selain itu, petugas juga disiagakan di sejumlah titik rawan untuk mengatur arus dan membantu pengendara melintasi genangan dengan aman. Masyarakat diimbau tetap waspada dan mengutamakan keselamatan.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar berhati-hati saat melintas di wilayah Solo Baru. Utamakan keselamatan daripada kecepatan,” tegasnya.

Tak hanya fokus pada pengaturan lalu lintas, petugas gabungan dari kepolisian, Damkar, DPUPR, dan BPBD juga dikerahkan untuk mempercepat penanganan banjir. Upaya penyedotan air terus dilakukan agar genangan segera surut dan akses jalan kembali normal.

“Kami bersama instansi terkait saat ini melakukan penyedotan air agar segera surut dan bisa dilalui masyarakat kembali,” pungkasnya. (SKH)

Berita Lainnya

Berita Terkini

arrow_upward