HARIANKOTA.CO, Nganjuk — Upaya mengatasi krisis air bersih di Kabupaten Nganjuk mulai digencarkan melalui karya bakti PT Dua Naga (Dua Naga Corporation) bersama Kodim 0810/Nganjuk. Groundbreaking pembangunan sumur dilakukan di Desa Tempuran, Kecamatan Ngluyu, Senin (24/8/2026).
Program tersebut menargetkan pembangunan 20 titik sumur gali untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga. Pada tahap awal, pengerjaan difokuskan pada 10 titik dengan setiap sumur diproyeksikan mampu menopang kebutuhan sedikitnya tiga kepala keluarga.
Groundbreaking menjadi bagian dari rangkaian karya bakti sosial PT Dua Naga bersama Kodim 0810/Nganjuk yang menyasar kebutuhan dasar masyarakat. Selain penyediaan air bersih, program tersebut mencakup bedah rumah dan pembangunan fasilitas ibadah.
Komandan Kodim 0810/Nganjuk Letkol Arh Mohamad Taufan Yudha Bhakti mengatakan pembangunan sumur dilakukan secara bertahap. Setiap sumur memiliki ukuran sekitar 4,5 meter dengan diameter 100 sentimeter.
“Pengerjaan sumur gali setinggi 4,5 meter dengan diameter 100 sentimeter tersebut dilakukan bertahap. Semoga memberi manfaat untuk masyarakat,” ujar Taufan.
Menurutnya, pembangunan sumur diharapkan dapat menjadi solusi konkret bagi warga yang menghadapi keterbatasan akses air bersih, terutama di wilayah yang terdampak kondisi kekeringan.
Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro mengapresiasi sinergi Kodim 0810/Nganjuk, masyarakat dan PT Dua Naga dalam menjalankan program tersebut. Ia menilai kolaborasi lintas sektor mampu mempercepat penanganan persoalan mendasar warga.
“Pemerintah Daerah Nganjuk sangat mengapresiasi sinergitas luar biasa yang ditunjukkan Kodim 0810/Nganjuk bersama masyarakat, yang ditunjang penuh oleh kepedulian swasta seperti PT Dua Naga. Gotong royong lintas sektor ini menjadi bukti nyata hadirnya negara dan elemen swasta dalam menyelesaikan persoalan mendasar warga,” kata Trihandy.
Selain groundbreaking sumur, rangkaian karya bakti ditandai dengan penyerahan kunci rumah hasil program bedah rumah milik Sumaryono, warga Desa Bukur, Kecamatan Patianrowo.
Kegiatan tersebut dihadiri Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh Mohamad Taufan Yudha Bhakti, Wabup Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro, jajaran Forkopimda serta Owner PT Dua Naga Luki Adhi Sulaksono, Agung Wicaksono Nugroho dan Irvan Mahendra.
PT Dua Naga juga mendukung percepatan renovasi dan pembangunan Masjid Al Hikmah di Kecamatan Ngetos. Masjid tersebut dijadwalkan rampung pada 31 Agustus 2026 dan akan didedikasikan bagi warga yang sebelumnya menjadi korban bencana longsor.
Perwakilan PT Dua Naga Luki Adi Sulaksana mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen CSR perusahaan dalam membantu masyarakat melalui penyediaan air bersih, perbaikan rumah ibadah dan bantuan hunian layak.
“Kami siap bersinergi dengan berbagai pihak untuk kebaikan bersama,” tegas Luki.
Groundbreaking sumur di Desa Tempuran menjadi salah satu titik penting karya bakti tersebut karena menyasar kebutuhan paling mendasar warga, yakni akses terhadap air bersih.(NGK)








