menu search

PPK Ormawa IMM Al-Ghozali UMS Perkuat Kesehatan Mental Warga Sambi lewat Pojok Harmoni

Kegiatan diawali senam bersama, kemudian dilanjutkan pemeriksaan kesehatan umum dan pemeriksaan gigi yang melibatkan bidan serta tim Gigigo

Minggu, 06 September 2026, 21:39 WIB

HARIANKOTA.CO, BoyolaliTim PPK Ormawa IMM Al-Ghozali UMS menghadirkan edukasi psikologi dan layanan kesehatan bagi warga Desa Catur, Kecamatan Sambi, Boyolali, melalui program Pojok Harmoni.

Sebanyak 37 ibu-ibu PKK dan enam anak mengikuti kegiatan yang digelar di Taman Punokawan, Gumukrejo, Desa Catur, Sabtu (22/8/2026). Rangkaian kegiatan juga dipantau empat anggota tim monitoring dan evaluasi.

Kegiatan diawali senam bersama, kemudian dilanjutkan pemeriksaan kesehatan umum dan pemeriksaan gigi yang melibatkan bidan serta tim Gigigo. Layanan tersebut menjadi bagian dari upaya menggabungkan penguatan kesehatan fisik dan psikologis masyarakat.

Musakinah Oktafira Aura Wijaya dari Tim PPK Ormawa IMM Al-Ghozali mengatakan Pojok Harmoni merupakan program pemberdayaan masyarakat yang rutin digelar setiap pekan.

“Pojok Harmoni merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap minggu sebagai wadah pemberdayaan masyarakat melalui edukasi dan penerapan ilmu psikologi,” ujarnya, Sabtu (5/9/2026).

Menurut Musakinah, edisi khusus kemerdekaan mengangkat tema “Pojok Harmoni: Merayakan Kemerdekaan, Menguatkan Perempuan, dan Memberdayakan Masyarakat melalui Kesehatan dan Edukasi Psikologi.”

Program tersebut menyasar masyarakat, terutama perempuan dan ibu-ibu, sebagai ruang belajar, berbagi pengalaman, membangun dukungan sosial, sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai kesehatan mental.

Materi psikologi menjadi salah satu fokus utama melalui edukasi Psychological First Aid (PFA) yang disampaikan Arimby Dwinda Putri. Peserta diajak memahami cara memberikan dukungan psikologis awal kepada orang yang sedang menghadapi tekanan atau situasi sulit.

Arimby menekankan bahwa membantu seseorang tidak selalu berarti memberikan solusi. Dalam kondisi tertentu, menjadi pendengar yang hadir dan tidak menghakimi justru menjadi bentuk dukungan yang dibutuhkan.

“Ibu boleh lelah, ibu boleh bercerita, ibu boleh meminta bantuan, ibu juga berhak memiliki ruang untuk dirinya sendiri,” ujarnya.

Selain edukasi dan layanan kesehatan, kegiatan dikemas dengan senam serta permainan estafet karet dan joget balon. Aktivitas tersebut menjadi ruang interaksi sekaligus memperkuat kebersamaan warga.

Salah seorang peserta, Indra, mengaku terbantu dengan kegiatan tersebut. Selain memperoleh pemeriksaan kesehatan dan gigi secara gratis, ia menilai materi psikologi relevan bagi ibu-ibu, termasuk mereka yang berusia lanjut.

“Saya sangat senang mengikuti kegiatan hari ini. Acaranya menyenangkan karena ada senam, permainan, pemeriksaan kesehatan, dan pemeriksaan gigi gratis,” katanya.

Melalui Pojok Harmoni, PPK Ormawa IMM Al-Ghozali UMS berupaya memperluas akses masyarakat terhadap edukasi psikologi sekaligus layanan kesehatan dasar. Program ini diharapkan mendorong warga lebih peduli terhadap kesehatan fisik, mental, dan hubungan sosial di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Berita Lainnya

Berita Terkini

arrow_upward