menu search

PT Brigit Biofarmaka Teknologi Tbk Bagikan Dividen Rp5,1 Miliar di Tengah Penurunan Laba

Besaran dividen ditetapkan sebesar 20 persen dari laba per saham Rp37,74 atau setara Rp7,548 per saham

Senin, 11 Mei 2026, 18:35 WIB

HARIANKOTA.CO, Solo — PT Brigit Biofarmaka Teknologi Tbk tetap membagikan dividen tunai sebesar 20 persen kepada pemegang saham meski laba bersih perseroan pada tahun buku 2025 mengalami penurunan. Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar di Harris Hotel & Conventions Solo, Senin (11/5/2026).

Dalam RUPS tersebut, perseroan juga menegaskan langkah agresif ekspansi bisnis guna memperkuat kapasitas produksi dan memperluas penguasaan pasar nasional di sektor herbal, suplemen kesehatan, dan kosmetik.

Direktur Utama PT Brigit Biofarmaka Teknologi Tbk, Is Heriyanto, didampingi Komisaris Utama Machmud Lutfi Huzain, mengatakan ekspansi yang dijalankan perseroan mencakup pembangunan sejumlah fasilitas strategis.

Fasilitas tersebut meliputi pabrik suplemen sediaan softgel, pabrik suplemen sediaan tablet, pabrik kosmetik full aspek, laboratorium, hingga kantor marketing dan pengembangan bisnis.

“Langkah ekspansi agresif ini dilakukan untuk mempercepat pertumbuhan perseroan di industri herbal, suplemen kesehatan, dan kosmetik nasional, sekaligus memperkuat posisi perseroan sebagai perusahaan manufaktur berbasis inovasi dan market driven,” ujar Is kepada wartawan.

Meski tengah melakukan ekspansi besar-besaran, RUPS tetap menyetujui pembagian dividen tunai sebesar 20 persen dari laba bersih tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025.

Besaran dividen ditetapkan sebesar 20 persen dari laba per saham Rp37,74 atau setara Rp7,548 per saham. Dengan jumlah saham beredar sebanyak 680.376.575 lembar, total dividen tunai yang dibagikan perseroan mencapai Rp5,13 miliar.

Sepanjang tahun buku 2025, perseroan mencatat pertumbuhan omzet sebesar 32,73 persen dibanding tahun sebelumnya. Namun, laba bersih konsolidasi turun 16,15 persen akibat meningkatnya biaya pemasaran dan agresifnya ekspansi akuisisi pasar.

“Strategi ekspansi dan penguatan market share yang dilakukan saat ini merupakan fondasi penting untuk mendorong pertumbuhan jangka panjang dan meningkatkan nilai perseroan di masa mendatang,” tambahnya. (SLO)

Berita Lainnya

Berita Terkini

arrow_upward