HARIANKOTA.CO, Sukoharjo — Di tengah duka akibat banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh dan Sumatera Barat, kepedulian terus mengalir dari berbagai penjuru negeri. Partai Kedaulatan Rakyat (PKR) menunjukkan empati dan solidaritasnya dengan mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak bencana.
Ketua Umum PKR, Tuntas Subagyo, secara langsung melepas pengiriman bantuan tersebut dari Taman Ratu Maulidya, Purbayan, Baki, Sukoharjo, Jumat (12/12/2025) malam, sekira pukul 22.00 WIB. Pelepasan dilakukan sederhana namun sarat makna, menandai komitmen PKR untuk hadir bersama masyarakat yang sedang dilanda musibah.
Bantuan yang dikirimkan berupa kebutuhan pokok dalam jumlah besar, antara lain 8 ton beras, 700 dus mi instan, serta minyak goreng dan gula. Seluruh logistik diangkut menggunakan dua armada truk ekspedisi yang diperkirakan menempuh perjalanan darat selama tiga hari menuju wilayah terdampak.
“Bantuan ini adalah bentuk kepedulian PKR bersama Ormas Tikus Pithi Hanata Baris untuk saudara-saudara kita di Aceh dan Sumatera Barat. Kami ingin mereka tahu bahwa mereka tidak sendirian,” ujar Tuntas dengan nada penuh empati.
Ia menyampaikan, bantuan untuk Sumatera Barat akan disalurkan melalui Kota Padang, sedangkan bantuan ke Aceh difokuskan ke Kabupaten Bener Meriah, salah satu wilayah yang terdampak cukup parah. Meski nilainya terbatas, Tuntas menegaskan bahwa bantuan ini merupakan wujud solidaritas dan kasih sesama anak bangsa.
“Kita semua adalah satu keluarga besar. Ketika ada saudara kita yang tertimpa musibah, sudah seharusnya kita saling menguatkan dan membantu,” katanya.
Selama perjalanan menuju lokasi bencana, dua truk bantuan akan mendapatkan pengawalan dan penyambutan estafet dari pengurus PKR di berbagai daerah. Mulai dari Jawa, Lampung, Jambi, hingga Sumatera Barat dan Aceh, seluruh jajaran PKR daerah telah disiapkan untuk memastikan bantuan tiba dengan aman dan tepat sasaran.
Setibanya di wilayah Sumatera, pengurus PKR tingkat provinsi dan kabupaten/kota akan berkoordinasi langsung dengan pemerintah daerah setempat agar penyaluran bantuan berjalan tertib dan sesuai kebutuhan warga.
“Semua sudah kami siapkan dan koordinasikan. Insya Allah, bantuan ini bisa segera diterima oleh masyarakat yang membutuhkan,” terang Tuntas.
Sebelum keberangkatan, Tuntas juga memberikan arahan khusus kepada kru ekspedisi dan relawan yang terlibat. Ia menekankan pentingnya keselamatan selama perjalanan serta meminta seluruh tim menjaga komunikasi dan koordinasi.
“Yang terpenting adalah keselamatan. Jangan tergesa-gesa di jalan, patuhi aturan lalu lintas. Semua administrasi sudah lengkap, termasuk koordinasi dengan Dinas Sosial dan kepolisian,” pesannya.
Pengiriman bantuan kemanusiaan ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban warga Aceh dan Sumatera Barat yang tengah berjuang bangkit dari bencana, sekaligus menjadi pengingat bahwa solidaritas dan kepedulian sosial tetap hidup di tengah masyarakat.(SKH)



