HARIANKOTA.CO, Solo– Kepolisian Resor Kota Surakarta menyatakan akan menindak tegas terhadap para pelaku konvoi motor yang kerap dilakukan kelompok masyarakat yang biasanya dari perguruan silat saat peringatan malam 1 Suro.
Hal itu disampaikan Kabag Ops Polresta Surakarta, AKP Engkos Sarkosi mewakili Kapolresta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, bahwa pihaknya melarang adanya konvoi yang melibatkan perguruan silat dalam peringatan malam 1 Suro.
Konvoi di tengah acara adat kirab budaya pusaka dan jalan bisu yang diadakan Pura Mangkunegaran dan Keraton Kasunanan Surakarta, dinilai sangat mengganggu dan meresahkan.
“Kami imbau para anggota perguruan silat untuk menahan diri. Kami sudah siapkan personil-personil di 5 Polsek untuk penyekatan di batas kota. Jangan sampai masuk kedalam Kota Solo,” kata Engkos, dikutip pada Rabu (25/6/2025).
Ia mengatakan, Polresta Surakarta bakal menerjunkan satu pleton Tim Sparta Sat Samapta yang akan berpatroli. Jika ditemukan konvoi akan masuk ke Kota Solo, maka dilakukan penindakan langsung oleh Tim Sparta.
“Kami perketat lokasi perbatasan Kota Solo agar tidak ada konvoi perguruan silat masuk Solo,” tegasnya.
Ia menjelaskan, untuk Kirab Pusaka Pura Mangkunegaran akan dimulai pada pukul 20.00 WIB. Rute kirab mengelilingi area Pura dengan melintas diruas jalan Ronggowarsito, Kartini, RM Said dan Teuku Umar.
Setelah itu, sekira empat jam kemudian, giliran Keraton Kasunanan Surakarta menggelar Kirab Pusaka dengan mengambil rute lebih panjang. Yakni dari dalam keraton, peserta kirab akan melintas di jalan Supit Urang, Jalan Alun-Alun utara menuju jalan Pakoe Boewono.
Selanjutnya, peserta kirab dengan ikon kerbau bule turunan Kyai Slamet itu akan menuju jalan Jenderal Sudirman menuju jalan Mayor Kusmanto hingga tembus jalan Kapten Mulyadi. Disimpang empat Baturono, iring-iringan belok kanan menuju jalan Veteran hingga kemudian menuju jalan Yos Sudarso.
“Setelah melewati rute itu, kemudian rombongan kirab kembali ke area keraton dengan melintas ruas jalan Slamet Riyadi tepatnya di simpang empat Nonongan. Untuk arus lalu lintas nanti kami lakukan buka tutup melihat kondisi di lapangan,” pungkasnya. (SLO)







