HARIANKOTA.CO, Sukoharjo – Mahasiswi Universitas Muhammadiyah (UMS), Samiyem, terpilih mewakili LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah dalam ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Nasional 2025 kategori sarjana.
Samiyem, yang merupakan mahasiswi dari Prodi Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan itu, berhasil mengungguli delegasi dari sejumlah perguruan tinggi besar seperti Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Universitas Diponegoro (UNDIP).
Seleksi tingkat wilayah ini digelar di Yogyakarta, pada Rabu (16/7/2025), dalam rangka pendampingan intensif menuju Pilmapres Nasional. UMS hadir aktif dalam forum tersebut sebagai bagian dari komitmen institusi untuk mengembangkan talenta mahasiswa secara menyeluruh.
Wakil Rektor I UMS Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Pengembangan Talenta-Inovasi, Prof. Ihwan Susila, S.E., M.Si., Ph.D., menjelaskan bahwa UMS telah menyiapkan pendampingan komprehensif untuk Samiyem.
“Kami ingin Samiyem tidak hanya siap secara akademik, tapi juga matang secara mental dan komunikasi, terutama dalam presentasi inovasi dan penggunaan bahasa Inggris,” ujarnya, seperti dikutip pada, Jum’at (18/7/2025).
Ihwan juga menyebutkan bahwa UMS tengah menyiapkan serangkaian pendampingan lanjutan dalam bentuk bootcamp khusus, yang mencakup pelatihan intensif bahasa Inggris, pembuatan video presentasi inovasi, hingga penguatan substansi gagasan kreatif.
“Tim Humas dan Lembaga Bahasa dan Ilmu Pengetahuan UMS turut dilibatkan guna mendukung kualitas presentasi mahasiswa secara optimal,” imbuhnya.
Sementara, Plt. Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum, menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswa terpilih. Ia menekankan pentingnya membentuk karakter mahasiswa yang berdampak.
Konsep tersebut ia rumuskan dalam pendekatan PT BIMA (Pengabdian Taruna Berdampak, Ilmu, Manfaat, dan Amal). Harun berharap para mahasiswa membawa kekhasan dan keunggulan inovasinya ke tingkat nasional,” tutur. Harun.
Ia menambahkan, LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah siap mendukung penuh para finalis, termasuk menyiapkan transportasi bersama menuju lokasi seleksi nasional di Semarang.
Samiyem sendiri menyatakan bahwa persiapan menuju Pilmapres telah ia lakukan sejak tahap awal, mulai dari pengumpulan dokumen administratif seperti gagasan kreatif, capaian unggulan, hingga pidato bahasa Inggris.
Ia juga memperdalam kemampuan presentasi dan diskusi berbahasa Inggris sebagai bagian dari persiapan menghadapi juri nasional.
“Perasaan saya tentu sangat bangga bisa membawa nama UMS. Insya Allah, setelah dari Jawa Tengah, kami siap tampil di tingkat nasional,” ujar Samiyem.
Ajang Pilmapres Nasional merupakan program tahunan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk menjaring mahasiswa terbaik dari seluruh Indonesia. Melalui seleksi ketat dan pembinaan intensif, ajang ini menjadi wadah strategis untuk menumbuhkan karakter unggul, inovatif, dan berdampak di tengah masyarakat. (SKH)



