“Sehingga para pelajar tidak mudah terprovokasi oleh hasutan yang dapat merusak jiwa nasionalisme, serta dapat menghargai segala bentuk perbedaan untuk menjaga persatuan bangsa,” tandas AKP Maryana.
Sementara itu, salah seorang siswa SMK PGRI Sukoharjo, Rosyid, mendukung kegiatan yang dilaksanakan Polres Sukoharjo dalam membentengi para pelajar dari bahaya radikalisme dan terorisme.
“Penyuluhan tentang bahaya radikalisme dan terorisme seperti ini sangat berpengaruh sekali kepada para pelajar. Dimana dengan ini kita mengerti bahaya akan hal itu. Sehingga kita dapat waspada dan terhindar dari radikalisme dan terorisme,” pungkasnya. (Sapto)