HARIANKOTA.CO, Karanganyar— Jambore Ukhuwah 2 Jamaah Ansharu Syari’ah Jawa Tengah di Lapangan Desa Sepanjang, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar, Minggu (9/8/2026), diisi sejumlah materi dan perlombaan yang menekankan kedisiplinan, kekompakan, kerja sama, dan sportivitas.
Rangkaian kegiatan mencakup Peraturan Baris-Berbaris (PBB), tarik tambang, dan mini soccer. Peserta dari berbagai daerah di Jateng mengikuti kegiatan tersebut sebagai bagian dari agenda silaturahmi sekaligus memperkuat ukhuwah.
Amir Ansharu Syariah Jateng, Ustadz Agil Firmansyah, mengatakan jambore dirancang menjadi agenda rutin setiap Agustus. Momentum tersebut sekaligus digunakan untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathaniyah serta menumbuhkan rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia.
“Acara ini Insya Allah kami selenggarakan rutin setiap Agustus, dengan maksud untuk silaturahim serta mempererat ukhuwah antaranggota,” kata Agil.
Menurut Agil, materi dan aktivitas dalam jambore tidak sekadar kompetisi. PBB diarahkan untuk membangun disiplin dan kekompakan, sedangkan tarik tambang serta mini soccer mendorong kerja sama tim dan sportivitas peserta.
Kepala Desa Sepanjang, Ngadino, mengapresiasi pelaksanaan jambore di wilayahnya. Ia menilai kegiatan tersebut sejalan dengan upaya membangun kerukunan, kekompakan, dan kerja sama di tengah masyarakat.
“Kita memiliki visi yang sama, yaitu kerukunan, kekompakan, dan kerja sama yang baik,” ujarnya.
Wakapolsek Tawangmangu Iptu Juwahir turut menyatakan dukungan terhadap kegiatan tersebut. Ia menyebut sejumlah perlombaan, termasuk PBB, tarik tambang, dan mini soccer, menjadi bagian dari rangkaian Jambore Ukhuwah 2.
Melalui kegiatan tersebut, Jamaah Ansharu Syari’ah Jateng mendorong penguatan silaturahmi dan ukhuwah melalui aktivitas yang menggabungkan pembinaan kedisiplinan, kerja sama, dan kebersamaan.(KRA)









