menu search

Gara-Gara Handphone, Pertengkaran Sepasang Kekasih di Solo Berujung di Kantor Polisi

Terjadi penganiayaan dengan pemukulan menggunakan helm

Senin, 29 September 2025, 16:52 WIB

HARIANKOTA.CO, Solo– Malam yang seharusnya menjadi waktu indah bagi sepasang muda-mudi asal Bengkulu berubah menjadi drama pertengkaran yang berakhir di kantor polisi. Pasangan kekasih, KJM (18) dan FZAF (20), terlibat adu mulut hingga perkelahian di depan Rumah Makan Padang Simpang Raya, Jalan Adi Sucipto, Solo, Sabtu (27/9/2025) malam.

Kisah bermula saat keduanya berkencan di kawasan Balaikota Surakarta. KJM menegur FZAF yang dianggap terlalu sibuk bermain handphone saat sedang bersama. Teguran sederhana itu justru memicu emosi FZAF hingga menampar pipi kekasihnya.

KJM sempat merasa pusing akibat tamparan tersebut dan dibawa ke Pos Satpol PP Balaikota untuk mendapat pertolongan medis. Namun, ia menolak dirawat lebih lanjut dan memilih pergi bersama sang kekasih.

Bukannya mereda, pertengkaran kembali berlanjut di perjalanan. Saat melintas di depan RM Padang Simpang Raya, FZAF menghentikan motornya dan meminta KJM turun. Penolakan dari sang pacar membuat emosinya kian memuncak. Tanpa pikir panjang, helm yang dikenakan FZAF justru mendarat di kepala KJM. Korban pun terjatuh ke jalan dengan luka memar di wajah dan kepala.

Situasi sempat mengundang perhatian warga sekitar. Petugas parkir bersama warga akhirnya melerai keduanya sebelum Tim Sparta Polresta Surakarta datang mengamankan pasangan tersebut.

“Anggota kami segera bergerak setelah menerima laporan melalui Call Center Tim Sparta. Saat tiba di lokasi, benar terjadi penganiayaan dengan pemukulan menggunakan helm. Baik korban maupun pelaku langsung kami amankan,” jelas Kasat Samapta Polresta Surakarta, Kompol Edi Sukamto, Minggu (28/9/2025).

Barang bukti berupa helm yang pecah diamankan polisi. Kini, keduanya diserahkan ke Satreskrim Polresta Surakarta untuk proses hukum lebih lanjut.

Kompol Edi menegaskan, pihaknya mengimbau masyarakat agar tak ragu melapor bila menemukan tindak kekerasan. “Kami siap bergerak cepat menjaga keamanan dan kenyamanan warga Solo,” tegasnya.(SLO)

Berita Lainnya

Berita Terkini

arrow_upward