menu search

Media Gathering, Pemkab Sukoharjo Tekankan Peran Pers Lawan Disinformasi

kegiatan tersebut merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap peran jurnalis dalam mengawal pemerintahan dan pembangunan

Minggu, 18 Oktober 2026, 21:15 WIB

HARIANKOTA.CO, Wonosobo — Pemkab Sukoharjo melalui Bagian Prokopim Setda, mengajak jurnalis menangkal hoaks melalui pemberitaan berbasis fakta sekaligus mempromosikan potensi daerah di tengah maraknya disinformasi media sosial.

Ajakan tersebut disampaikan Asisten Administrasi Umum Setda Sukoharjo, Roni Wicaksono, saat menghadiri Media Gathering dan Workshop yang digelar Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) di kawasan wisata Dieng, Wonosobo, Jumat–Sabtu (16–17/10/2026).

Mewakili Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo, Roni menekankan pentingnya peran pers dalam menyajikan informasi akurat, edukatif, dan berimbang untuk mengimbangi disinformasi di media sosial.

“Kami menyadari kekuatan media sosial di ruang publik sangat besar. Hanya saja, sering kali banyak disinformasi sehingga diperlukan penyeimbang melalui pemberitaan berbasis fakta sebagai upaya bersama menangkal penyebaran hoaks,” ujar Roni.

Ia juga mengajak jurnalis mempromosikan potensi lokal Sukoharjo, mulai dari pariwisata, investasi, hingga produk unggulan daerah agar semakin dikenal di tingkat nasional.

Roni menambahkan, pembangunan infrastruktur, khususnya jalan, menjadi salah satu fokus pemerintah daerah. Menanggapi keluhan masyarakat mengenai kerusakan jalan yang ramai di media sosial, ia mempersilakan jurnalis menggali informasi teknis kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) serta Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sukoharjo.

Kepala Bagian Prokopim Setda Sukoharjo, Wisnu Pramudiya Wardhana, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap peran jurnalis dalam mengawal pemerintahan dan pembangunan.

Selain mempererat komunikasi, kegiatan itu menjadi sarana penyegaran sekaligus penguatan profesionalisme pers, terutama dalam penerapan Kode Etik Jurnalistik (KEJ), akurasi data, independensi, dan pemberitaan berimbang.

“Melalui kegiatan ini, Pemkab Sukoharjo berharap informasi mengenai pelayanan publik dan pembangunan dapat tersampaikan kepada masyarakat secara cepat, akurat, transparan, dan merata,” kata Wisnu.

Perwakilan jurnalis, Edwi Puyono, mengapresiasi kegiatan tersebut meski pemerintah sedang menerapkan kebijakan efisiensi anggaran. Ia berharap media gathering dapat dilaksanakan secara rutin untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan pers.

“Kami berharap kegiatan semacam ini bisa rutin sehingga tercipta kolaborasi dari semua elemen untuk mendukung terwujudnya Sukoharjo yang semakin maju, makmur, dan membanggakan,” ujarnya.

Dalam rangkaian kegiatan, rombongan juga mengunjungi sejumlah destinasi wisata Dieng sebagai bahan studi banding. Pada Sabtu sekitar pukul 03.00 WIB, peserta menyaksikan matahari terbit dari Bukit Sikunir di tengah suhu udara sekira 11 derajat Celsius.

Perjalanan dilanjutkan menggunakan jip menuju Gardu Pandang atau Pintu Langit, Kawah Sikidang, dan kompleks Candi Arjuna. Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi jurnalis untuk mengenal potensi wisata Dieng yang dapat menjadi referensi promosi pariwisata daerah. (WSB)

Berita Lainnya

Berita Terkini

arrow_upward