menu search

Polisi Korban Kerusuhan di Semarang Dirawat Intensif, Wakapolda Jateng Beri Dukungan Moril

Para anggota mengalami luka di tangan dan lengan

Selasa, 02 September 2025, 14:47 WIB

HARIANKOTA.CO, Semarang– Lima anggota Polri harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Semarang usai menjadi korban kerusuhan yang terjadi di Kota Semarang. Mereka menderita luka serius akibat lemparan batu, pukulan benda tumpul, hingga tertabrak kendaraan massa saat mengamankan aksi demonstrasi.

Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol Usman Latif, didampingi Kabid Dokkes Kombes Pol drg. Agustinus MHT dan sejumlah pejabat utama Polda Jateng, menjenguk langsung para korban pada Selasa (2/9/2025) pagi. Ia memastikan kondisi kelima personel kini stabil, meski beberapa di antaranya harus menjalani operasi.

“Para anggota mengalami luka di tangan dan lengan, kondisi mereka cukup stabil, tetapi tetap membutuhkan tindakan medis lanjutan berupa operasi,” jelas Kabid Dokkes.

Dalam kunjungan itu, Wakapolda memberikan semangat kepada anggotanya agar tidak gentar menghadapi risiko tugas di lapangan. Ia juga menegaskan dukungan penuh kepada keluarga para korban.

“Ini bagian dari risiko tugas. Saya minta rekan-rekan tetap semangat, jangan kapok melayani masyarakat, dan keluarga juga terus memberi dukungan,” ujar Brigjen Usman Latif.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menegaskan luka yang dialami anggota adalah bukti nyata beratnya risiko tugas kepolisian. Ia menyesalkan aksi anarkis yang justru merugikan semua pihak.

“Polisi sudah berjuang menjaga ketertiban dengan ikhlas. Karena itu, kami mengajak masyarakat menyampaikan aspirasi secara damai dan beradab, bukan dengan cara-cara anarkis,” tegasnya.

Artanto juga menambahkan, menjaga keamanan bukan hanya tugas polisi semata, melainkan tanggung jawab seluruh masyarakat.

“Dengan kedewasaan berdemokrasi, saling menghargai, dan mengedepankan persaudaraan, Jawa Tengah akan tetap aman dan nyaman untuk semua,” pungkasnya. (SMG)

Berita Lainnya

Berita Terkini

arrow_upward