menu search

ITB AAS Indonesia Lantik Muh Isra Bil Ali sebagai Dekan Fakultas Hukum Termuda di Jawa Tengah

Kepemimpinan yang ia tunjukkan diyakini akan menginspirasi tidak hanya civitas akademika, tetapi juga masyarakat luas

Rabu, 23 Juli 2025, 18:01 WIB

HARIANKOTA.CO, Sukoharjo– Institut Teknologi Bisnis AAS Indonesia (ITB AAS Indonesia) baru saja mencatatkan sejarah penting dengan pelantikan Muh Isra Bil Ali, S.H., M.H. sebagai Dekan Fakultas Hukum, yang resmi berlaku sejak 11 Juli 2025 hingga 26 Februari 2028.

Penunjukan Muh Isra ini menjadi momen bersejarah, karena ia berhasil meraih posisi tersebut di usia yang terbilang muda, menjadikannya sebagai Dekan Termuda se-Jawa Tengah. Sosok yang lahir pada 8 Desember 1995 ini membawa angin segar dan semangat inovatif dalam dunia pendidikan tinggi, khususnya di bidang hukum

Dengan latar belakang akademik yang mumpuni di bidang hukum dan rekam jejak kepemimpinan yang solid, Muh Isra diharapkan dapat memberikan terobosan dan memperkuat posisi Fakultas Hukum ITB AAS Indonesia di kancah nasional.

Kepemimpinan yang ia tunjukkan diyakini akan menginspirasi tidak hanya civitas akademika, tetapi juga masyarakat luas.

“Saya ingin menekankan bahwa ini bukan soal usia, tetapi tentang kesiapan, dedikasi, dan keberanian untuk bergerak maju,” ujar Muh Isra dengan penuh keyakinan saat dikonfirmasi terkait penunjukannya, Rabu (23/7/2025).

Kehadiran Muh Isra sebagai pemimpin baru di Fakultas Hukum ITB AAS Indonesia juga disambut hangat oleh civitas akademika kampus tersebut, dan menjadi sorotan positif publik.

Ia dikenal sebagai sosok yang aktif di berbagai forum hukum dan kebijakan publik, serta memiliki visi progresif dalam mengembangkan sistem pendidikan hukum yang lebih baik.

Penunjukan ini sekaligus menjadi simbol kuat bahwa generasi muda, seperti Muh Isra, dapat dan harus menjadi penggerak utama dalam kemajuan bangsa.

Sebuah pesan penting bagi para pemuda Indonesia bahwa mereka tidak hanya bisa menjadi bagian dari perubahan, tetapi juga mampu mengarahkan dan menata sistem untuk masa depan yang lebih cerah. (SKH)

Berita Lainnya

Berita Terkini

arrow_upward