menu search

Tragis! Pelajar PKL Asal Klaten Tewas Tergencet Alat B

Saat kejadian, korban yang ikut mengawal mobilisasi alat berat jenis loader itu terlihat berdiri didepan alat berat

Selasa, 14 Oktober 2025, 21:00 WIB

HARIANKOTA.CO, Sukoharjo– Seorang pelajar SMK bernama Muhammad Bilqis Firdaus (18), warga Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, yang tengah Praktek Kerja Lapangan (PKL) tewas tergencet alat berat muatan truk UD Trucks Tronton di wilayah Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo, Senin (14/10/2025) pagi.

Kejadian itu ditangani Satlantas Polres Sukoharjo setelah dilakukan penelusuran melalui saksi saksi didukung penyelidikan dilokasi, dinyatakan masuk dalam kasus kecelakaan lalu lintas tunggal.

Kasat Lantas Polres Sukoharjo AKP Doohan Octa Prasetya melalui Kanit Gakkum IPTU Ardian Herlinanda, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tragis tersebut.

“Kejadian laka sekira pukul 09.00 WIB di jalan Weru–Watukelir, tepatnya di Desa Karanganyar, Kecamatan Weru,” kata Ardian dalam keterangannya kepada awak media.

Saat kejadian, korban yang ikut mengawal mobilisasi alat berat jenis loader itu terlihat berdiri didepan alat berat yang diangkut truk bernopol T 9061 TC yang melaju dari arah utara menuju selatan. Pengemudi truk bernama Samino (55) warga Dukuh Ngutran, Desa Kunden, Kecamatan Bulu, Sukoharjo.

“Sesampainya di lokasi kejadian, kondisi jalan sedikit menurun. Alat berat berupa loader yang diangkut truk bergoyang dan bergerak maju ke depan. Diduga tali pengikatnya kendor atau kurang kuat, masih kami dalami. Korban yang berdiri di antara loader dan kabin truk akhirnya tergencet,” terang Ardian.

Informasi yang didapat, sebelum kejadian korban sempat berdiri di sisi depan ban loader. Namun entah bagaimana, tubuh korban kemudian berpindah ke depan alat berat tersebut sesaat sebelum truk berhenti.

Sopir yang menyadari muatan bergeser langsung menghentikan kendaraan. Operator loader kemudian bergegas menyalakan loader dan menggeser untuk memberi ruang agar korban bisa dievakuasi.

“Korban mengalami luka di bagian pundak kanan dan dada yang diduga patah, lalu tidak sadarkan diri. Korban segera dibawa ke RSI Cawas menggunakan ambulans, namun setibanya di rumah sakit dinyatakan meninggal dunia,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, salah satunya berdasarkan rekaman CCTV, polisi memastikan tidak ada kendaraan lain yang terlibat. Namun begitu, penyelidikan lanjutan masih dilakukan untuk memastikan penyebab dan kemungkinan adanya kelalaian dalam peristiwa ini. (SLO)

Berita Lainnya

Berita Terkini

arrow_upward