HARIANKOTA.CO, Sukoharjo— Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo menilai pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, menunjukkan hasil signifikan. Kolaborasi TNI dan masyarakat dinilai mampu mempercepat pembangunan fasilitas publik yang sebelumnya terkendala.
Hal itu disampaikan Sapto saat mendampingi Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TNI Angkatan Darat meninjau progres TMMD Reguler ke-129 di Desa Parangjoro, Sabtu (8/8/2026).
“Kami melihat perubahan drastis sejak pembukaan TMMD hingga hari ini. Tantangan berat menjadi ringan berkat gotong royong,” kata Sapto.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mendukung percepatan pembangunan melalui program TMMD. Hasil pekerjaan yang telah berjalan juga dinilai memberikan dampak langsung terhadap kebutuhan masyarakat desa.
Sapto menegaskan, catatan dan rekomendasi Tim Wasev tidak berhenti pada evaluasi pelaksanaan TMMD kali ini. Pemkab Sukoharjo akan menjadikannya bahan pembenahan untuk pelaksanaan program berikutnya agar pembangunan lebih presisi dan mampu mempercepat pemerataan pembangunan daerah.
“Catatan serta masukan dari Tim Wasev akan kami gunakan untuk mengonstruksi pelaksanaan TMMD berikutnya agar lebih presisi dan mengakselerasi pembangunan daerah,” ujarnya.
Di sisi lain, Ketua Tim Wasev TMMD Reguler ke-129 yang juga Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Donny Pramono, memastikan pengawasan dilakukan untuk mengidentifikasi kekurangan sekaligus menjaga kualitas sasaran pembangunan.
Donny menyebut progres keseluruhan TMMD telah mencapai 90 persen. Dengan waktu pelaksanaan tersisa lima hari sebelum penutupan pada 13 Agustus 2026, seluruh sasaran fisik dan tambahan ditargetkan rampung 100 persen.
“Evaluasi ini penting untuk melihat kekurangan yang ada agar segera dibenahi sebelum penutupan. Dengan menyisakan waktu lima hari, kami tekankan seluruh sasaran fisik maupun tambahan wajib rampung 100 persen saat penutupan nanti,” tegas Donny.
Sementara itu, Dansatgas TMMD Reguler ke-129 sekaligus Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Reza Sahputra mengatakan sejumlah pekerjaan utama sudah mendekati penyelesaian.
Pengerasan jalan telah rampung, sedangkan gorong-gorong tinggal menyisakan satu titik. Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) juga telah mencapai 90 persen dan memasuki tahap finishing serta pengecatan.
“Kami optimis seluruh proyek tuntas tepat waktu,” kata Reza.
Pemkab Sukoharjo bersama Pemerintah Desa Parangjoro juga berkomitmen melanjutkan perawatan dan penataan fasilitas penunjang yang dibangun melalui TMMD, termasuk fasilitas lapangan desa. Langkah tersebut dilakukan agar hasil pembangunan tidak berhenti setelah program TMMD berakhir.
Peninjauan diakhiri dengan penanaman pohon untuk penghijauan di kawasan Lapangan Desa Parangjoro oleh Donny Pramono, Eko Sapto Purnomo, dan Reza Sahputra. Lapangan tersebut merupakan salah satu dari 10 sasaran TMMD Reguler ke-129.(SKH)






