menu search

Efek Agustusan, Stok Darah PMI Sukoharjo Melonjak Tajam

Lomba-lomba khas kemerdekaan kini kerap disisipi aksi kemanusiaan: donor darah

Senin, 11 Agustus 2025, 19:13 WIB

HARIANKOTA.CO, Sukoharjo – Bulan Agustus membawa berkah bagi Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukoharjo. Stok darah melonjak tajam seiring membludaknya kegiatan donor darah yang digelar komunitas, ormas, dan instansi untuk memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan RI.

Dari tingkat RT hingga instansi, masyarakat tumpah ruah menyelenggarakan agenda agustusan. Lomba-lomba khas kemerdekaan kini kerap disisipi aksi kemanusiaan: donor darah.

Hingga Senin (11/8/2025), Unit Donor Darah (UDD) PMI Sukoharjo mencatat sedikitnya 32 kegiatan donor darah mobile sepanjang 1–31 Agustus, bekerja sama dengan berbagai komunitas di wilayah setempat.

Ketua PMI Sukoharjo, dr. Kunari Mahanani, mengakui lonjakan antusiasme ini memunculkan tantangan baru. Jadwal kegiatan banyak yang bentrok, sehingga tidak semua pengajuan dapat ditampung.

“Karena momentumnya sama-sama di Agustus, jadwal sering berbenturan. Komunitas yang tidak kebagian kami sarankan menggelar donor darah setelah Agustus,” jelasnya.

Meski demikian, Kunari memastikan stok darah tetap aman. Persediaan dikelola ketat, disertai kampanye donor darah yang terus digencarkan sepanjang tahun. Ia mengajak masyarakat menjadikan donor darah sebagai rutinitas, bukan hanya saat momen kemerdekaan.

“Donor darah menyelamatkan nyawa orang lain dan juga menyehatkan pendonor,” tegasnya.

PMI Sukoharjo pun memberi penghargaan kepada para pendonor teladan yang konsisten. Piagam diberikan untuk pendonor yang telah mencapai 10, 25, 50, 75, hingga 100 kali donor.

Pada 7 Agustus lalu, PMI Sukoharjo memberangkatkan 30 pendonor 50 kali dan 3 pendonor 75 kali untuk menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Tengah di Auditorium UIN Salatiga. Acara tersebut digelar bersama para pendonor teladan se-Jateng.(Sapto/ SKH)

Berita Lainnya

Berita Terkini

arrow_upward