menu search

Hari Anak Nasional di Sukoharjo: Cegah Bullying, Tolak Pernikahan Dini!

Peringatan HAN 2025 menjadi momen untuk menghormati dan mendorong anak-anak menjadi generasi penerus bangsa

Kamis, 24 Juli 2025, 18:03 WIB

HARIANKOTA.CO, Sukoharjo– Memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2025, Pemkab Sukoharjo menggelar seremoni meriah di Gedung Menara Sukoharjo, Kamis (24/7/2025). Sekira 100 siswa dari berbagai sekolah diundang untuk turut terlibat dalam momen penuh keceriaan tersebut.

Mengusung tema ‘Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045,’ acara itu dihadiri Bupati Sukoharjo, Etik Suryani dan Wakil Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo serta sejumlah kepala organisasi perangkat (OPD) Pemkab Sukoharjo.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Sukoharjo, Sumini menyampaikan bahwa penyelenggaraan acara merupakan salah satu bentuk perhatian dan tanggung jawab pemerintah daerah terhadap tumbuh kembang anak.

“Pemenuhan hak dan perlindungan anak menjadi fokus Pemkab Sukoharjo, sesuai UU No 35/2014 tentang Perlindungan Anak. Pemerintah daerah berkewajiban dan bertanggung jawab untuk melaksanakan dan mendukung kebijakan nasional dalam upaya perlindungan anak,” terangnya.

Menurut Sumini, peringatan HAN 2025 menjadi momen untuk menghormati dan mendorong anak-anak menjadi generasi penerus bangsa. Mereka akan berkontribusi pada masyarakat dan bangsa pada masa mendatang.

“Keterlibatan dan partisipasi aktif anak-anak dibutuhkan dalam beragam program pembangunan daerah yang digulirkan pemerintah. Termasuk edukasi dan sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Sukoharjo mengatakan anak-anak harus mendapatkan asupan gizi yang berimbang agar mereka bisa tumbuh sehat dan menjadi generasi penerus bangsa yang hebat.

Ia juga berharap, agar tidak ada lagi perundungan atau bullying terhadap anak di Sukoharjo. Selain itu, anak-anak diminta untuk menghindari pernikahan dini yang memiliki dampak negatif pada kesehatan fisik dan mental.

“Tugas anak-anak adalah belajar yang giat dan tekun agar menjadi generasi yang hebat. Jangan ada lagi perundungan terhadap anak di Sukoharjo,” tandasnya. (Sapto/ SKH)

Berita Lainnya

Berita Terkini

arrow_upward