HARIANKOTA.CO, Solo – Sebuah upaya tawuran antar pemuda berhasil digagalkan oleh Tim Sparta Satuan Samapta Polresta Surakarta di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bonoloyo, Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari, pada Sabtu (9/8/2025) malam.
Kejadian bermula ketika warga sekitar melaporkan gerak-gerik mencurigakan sekelompok remaja yang bersiap melakukan tawuran. Mendapat informasi tersebut, Tim Sparta yang dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polresta Surakarta, Kompol Edi Sukamto, segera bergerak cepat menuju lokasi kejadian.
“Sesampainya di lokasi, kami menemukan sekelompok remaja yang sudah siap dengan senjata tajam (sajam) dan benda keras lainnya. Mereka berusaha kabur, tapi kami berhasil menghalau dan mengamankan seluruh pelaku,” ungkap Edi, Minggu (10/8/2025).
Sebanyak 18 remaja berbagai usia mulai 14 hingga 20 tahun, langsung diamankan oleh petugas. Mereka adalah RJW (14), AF (14), LNA (15), KPM (15), ASNS (15), KHNK (15), AR (15), AWS (14), MRS (16), MES (16), ARP (15), FFA (14), YPA (18), MCR (14), BPP (14), DAP (14), RRAS (15), dan PR (20). Selain itu, 10 sepeda motor yang digunakan sebagai sarana juga disita.
Menurut keterangan warga, kelompok remaja ini berencana melawan kelompok lain yang dipicu oleh konflik antar geng. Untuk mencegah jatuhnya korban, seluruh pelaku beserta barang bukti dibawa ke Mapolresta Surakarta.
“Setelah dilakukan pemeriksaan, para remaja ini akan diberi pembinaan dengan melibatkan orang tua mereka. Senin (11/8/2025), mereka akan dibina kembali di Mapolresta bersama orang tua dan guru BP,” tegas Edi.
Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, menanggapi kejadian ini dengan serius. Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat, terutama para orang tua, untuk lebih intens mengawasi pergaulan anak-anak mereka.
“Tawuran tidak hanya mengancam keselamatan, tapi juga merusak masa depan. Kami harap orang tua lebih peduli dan anak-anak dapat memanfaatkan waktu mereka untuk kegiatan positif. Kami juga akan terus meningkatkan patroli dan mengambil tindakan tegas untuk mencegah aksi tawuran dan kriminalitas lainnya,” ujar Kapolresta.
Dengan langkah tegas ini, Polresta Surakarta berkomitmen menciptakan Surakarta yang lebih aman, bebas dari tawuran dan ancaman kekerasan. (SLO)







