HARIANKOTA.CO, Sukoharjo — Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukoharjo menyalurkan 11 tangki air bersih ke sejumlah wilayah terdampak kekeringan. Bantuan menyasar warga yang kesulitan memperoleh air.
Bakti sosial tersebut dipimpin Kepala Kejari Sukoharjo Retno Setyowati bersama jajaran. Salah satu lokasi penyaluran berada di Dukuh Sinok, Desa Karangmojo, Kecamatan Weru, Senin (21/9/2026).
Retno mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Kejari Sukoharjo terhadap warga yang terdampak kemarau panjang.
“Bantuan air bersih ini merupakan wujud nyata kepedulian Kejari Sukoharjo terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan akibat kekeringan,” kata Retno melalui Kasi Intel Muhammad Agung Wibowo.
Agung menambahkan, kegiatan sosial menjadi bagian dari upaya Kejari Sukoharjo hadir membantu masyarakat, di samping menjalankan tugas penegakan hukum.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Sukoharjo Ariyanto Mulyoatmojo menyebut kekeringan masih melanda tiga kecamatan berdasarkan data per 20 September 2026.
Wilayah terdampak tersebar di Tawangsari, Bulu, dan Weru. Sejumlah fasilitas pendidikan juga mengalami dampak kekeringan, antara lain SMPN 3 Tawangsari, SMPN 1 Weru, dan SDN 2 Ngreco.
Menurut Ariyanto, distribusi air bersih dilakukan melalui kolaborasi anggaran APBD, instansi terkait, serta program CSR perusahaan.
“Distribusi air bersih akan terus digenjot untuk memastikan kebutuhan pokok warga terdampak kekeringan tetap tercukupi selama musim kemarau,” imbuhnya. (SKH)





