HARIANKOTA.CO, Sukoharjo– Sebanyak 576 personel gabungan disiagakan Polres Sukoharjo untuk pengamanan kegiatan pengesahan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Sukoharjo dan PSHT Pusat Madiun yang diselenggarakan pada Kamis (3/7/2025) malam, hingga Jum’at (4/7/2025) dini hari.
Dalam apel gelar pasukan, Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo menyampaikan, pengamanan dilakukan secara berlapis dan dalam dua waktu krusial, yakni malam hari pukul 20.00–00.00 WIB dan dini hari pukul 00.00–04.00 WIB.
“Personil yang terlibat juga dibagi dua wilayah sesuai lokasi kegiatan pengesahan, yakni di wilayah Kecamatan Polokarto dan wilayah Kecamatan Grogol,” kata Kapolres usai apel di kawasan Sentra Niaga The Park, Solo Baru, Grogol, Sukoharjo, Kamis (3/7/2025) sore.
Dijelaskan, pengamanan dibagi dalam empat ring, dengan pembagian tugas di setiap titik krusial. Pengamanan akan dimaksimalkan pada saat pembubaran menjelang pagi.
“Ini adalah momen rawan yang harus diawasi ketat, jangan sampai terjadi gesekan ataupun gangguan dari luar wilayah,” ujar Kapolres.
Tak hanya itu, patroli skala besar bersama Pemda dan Kodim akan digelar secara bergilir setiap satu jam sekali, mulai pukul 20.00 WIB hingga subuh.
Tiga perimeter pengamanan juga diberlakukan, yakni Ring 1 di lokasi pengesahan, Ring 2 di tingkat desa/kelurahan, dan Ring 3 di tingkat kecamatan, dengan tambahan pengawasan di seluruh wilayah kabupaten.
“Untuk mengantisipasi gangguan dari luar wilayah, kami juga telah berkoordinasi dengan kepolisian daerah perbatasan guna melakukan penyekatan dan mencegah masuknya massa dari luar daerah,” imbuh Kapolres
Sementara, Bupati Sukoharjo Etik Suryani yang hadir dalam apel bersama Dandim 0726 Letkol Inf Supri Siswanto, mengimbau kepada seluruh peserta pengesahan warga baru anggota perguruan silat untuk menjaga sikap dan tertib dalam pelaksanaan kegiatan.
“Saya harap para peserta menjaga sikap santun, patuhi aturan yang berlaku, dan segera pulang dengan tertib setelah acara selesai. Jangan membuat resah warga atau mengganggu arus lalu lintas,” pungkas Bupati. (Sapto/ SKH)



