HARIANKOTA.CO, Sukoharjo – Duka menyelimuti Dukuh Serut, Desa Kenokorejo, Kecamatan Polokarto. Seorang bocah 8 tahun berinisial SYA, pelajar kelas 2 SD, tewas tenggelam saat mencari ikan di aliran sungai yang terhubung dengan Waduk Gajah Mungkur, Kamis (5/3/2025) siang.
Korban diduga terpeleset ketika berada di tepi sungai bersama temannya. Debit air saat itu tengah tinggi akibat hujan, dengan kedalaman diperkirakan mencapai dua meter dan arus cukup deras.
Hal itu disampaikan Kapolsek Polokarto, Polres Sukoharjo, AKP Aris Joko Narimo, saat dikonfirmasi beberapa waktu usai korban ditemukan.
“Korban diduga tidak bisa berenang. Arus sungai deras dan kedalaman sekitar dua meter karena musim hujan,” kata Kapolsek.
Peristiwa itu dilaporkan sekira pukul 12.30 WIB. Polisi bersama relawan, Basarnas, dan potensi SAR gabungan sekira 30 orang langsung melakukan pencarian dengan menyusuri aliran sungai.
“Berdasarkan keterangan saksi, korban terpeleset saat mencari ikan di pinggir sungai sebelum akhirnya terseret arus,” ujar Aris.
Setelah hampir empat jam pencarian, sekitar pukul 16.00 WIB, jasad korban ditemukan tersangkut di saringan irigasi aliran sungai dalam kondisi sudah meninggal dunia.
Hasil pemeriksaan luar oleh tim medis memastikan korban murni meninggal akibat kecelakaan air. Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Polisi mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama saat musim hujan ketika debit air sungai meningkat dan arus menjadi lebih berbahaya, serta mengawasi anak-anak yang bermain di sekitar aliran sungai. (SKH)



