menu search

Peringati HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Santri Al Mukmin Ngruki Kibarkan Semangat Nasionalisme

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembagian Makanan Bergizi Gratis

Minggu, 17 Agustus 2025, 16:18 WIB

HARIANKOTA.CO, Sukoharjo– Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki kembali menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Minggu (17/8/2025) pagi. Upacara berlangsung khidmat mulai pukul 07.00 WIB, diikuti ratusan santri yang tampil rapi dalam balutan busana serba putih.

Sejumlah tokoh hadir dalam upacara tersebut, antara lain Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf Muhammad Arry Yudistira, Dandim 0726/Sukoharjo, Kapolres Sukoharjo, serta pimpinan Sekolah Tinggi Islam Al Mukmin, pengurus yayasan, para guru, dan staf pondok pesantren.

Dalam amanatnya sebagai inspektur upacara, Kolonel Arry menegaskan bahwa kemerdekaan yang dinikmati bangsa Indonesia hari ini merupakan hasil perjuangan panjang yang penuh pengorbanan.

“Kemerdekaan bangsa Indonesia bukan hadiah, melainkan buah dari perjuangan berdarah para pahlawan, termasuk para ulama dan santri yang berada di garis depan,” ujar Kolonel Arry.

Ia juga menekankan peran besar pesantren dalam sejarah perjuangan bangsa. Salah satunya melalui Resolusi Jihad Tahun 1945 yang membakar semangat perlawanan terhadap penjajah dan lahir dari lingkungan pesantren.

“Pesantren adalah benteng moral dan spiritual bangsa. Tidak berlebihan jika santri disebut sebagai pejuang, dan pesantren sebagai garda penjaga keutuhan NKRI,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Ponpes Al Mukmin Ngruki, Ustadz Yahya Abdurrahman, kepada para santri menyampaikan bahwa kemerdekaan harus terus diisi dengan semangat pengabdian dan akhlak mulia.

“Kemerdekaan ini ditorehkan dengan darah. Maka tugas kita hari ini adalah mempertahankannya dengan ilmu, adab, dan amal,” ujarnya.

Usai upacara, para santri membubarkan diri secara tertib. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembagian Makanan Bergizi Gratis (MBG) kepada sekitar 500 santri dan tenaga pengajar. Ini merupakan kali pertama program MBG masuk ke lingkungan Ponpes Al Mukmin, sebagai bagian dari dukungan terhadap ketahanan gizi santri.

Momentum peringatan kemerdekaan ini menjadi penegasan bahwa pesantren tidak hanya mencetak generasi berilmu, tetapi juga turut membentuk karakter kebangsaan yang kuat.(Sapto/ SKH)

 

Berita Lainnya

Berita Terkini

arrow_upward