HARIANKOTA.CO, Solo – Untuk membentengi generasi muda dari pengaruh ajakan provokatif di media sosial sekaligus menanamkan nilai kedisiplinan dan wawasan kebangsaan, Polresta Surakarta menurunkan personel menjadi pembina upacara bendera di berbagai sekolah di Kota Surakarta, Rabu (10/9/2025).
Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo menjelaskan, kegiatan ini bertujuan membangun kedekatan antara polisi dan dunia pendidikan, sekaligus mengajak murid dan guru bersama menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan sekolah maupun di kota.
“Para murid harus waspada dan jangan mudah terpengaruh oleh ajakan provokatif, terutama yang berasal dari media sosial atau oknum yang sengaja memecah belah bangsa,” tegas Kapolresta.
Ia menekankan pentingnya sikap bijak dalam menyaring informasi di media sosial. “Pelajar harus mampu membedakan mana informasi yang benar dan yang salah, serta tidak terprovokasi oleh ajakan-ajakan yang tidak jelas atau berita bohong,” tambahnya.
Kapolresta juga mengingatkan para siswa untuk menjauhi aksi unjuk rasa, perusakan, atau kegiatan negatif yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain, apalagi bila digerakkan oleh pihak tidak bertanggung jawab.
Tak hanya itu, sosialisasi juga dilakukan terkait tertib berlalu lintas sebagai upaya menekan angka kecelakaan yang melibatkan pelajar di jalan raya.
Kombes Pol Catur juga memberikan apresiasi tinggi kepada kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan tenaga administrasi yang berperan besar mendidik serta membimbing para siswa.
“Saya titipkan anak-anak yang berada dalam lingkup tugas Saudara untuk mendapatkan pengajaran dan pendidikan yang memuliakan murid dalam suasana penuh kegembiraan,” pungkasnya. (SLO)








