HARIANKOTA.CO, Sragen – Arus mudik dan balik Lebaran 2026 di wilayah Sragen mendapat layanan inovatif dari Kepolisian Resor Sragen melalui Satuan Lalu Lintasnya. Salah satu yang menjadi sorotan adalah layanan SPKLU mobile “MBAK DEWI”, yang disiapkan khusus untuk membantu pemudik pengguna kendaraan listrik yang kehabisan daya di perjalanan.
Layanan tersebut diluncurkan selama pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026 guna memastikan perjalanan pemudik tetap aman dan nyaman, terutama bagi pengguna kendaraan listrik yang melintas di jalur Sragen.
Kasat Lantas Polres Sragen, AKP Kukuh Tirto Satria Leksono, menjelaskan bahwa pihaknya menyiapkan delapan inovasi layanan untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik tahun ini.
“Satlantas Polres Sragen menyiapkan delapan inovasi pelayanan selama Operasi Ketupat Candi 2026 untuk memberikan rasa aman dan kenyamanan kepada para pemudik yang melintas di wilayah Sragen,” ujarnya, dikutip dari Korlantas Polri, Senin (9/3/2026).
Program MBAK DEWI (Mobile Bakti Digital Electric Vehicle Way Incident) berfungsi sebagai SPKLU mobile yang siap membantu pemudik ketika kendaraan listrik mereka kehabisan daya di jalan.
Pemudik yang mengalami kendala dapat menghubungi Hotline 110. Setelah laporan diterima, operator akan meminta identitas dan nomor WhatsApp pelapor, lalu meneruskannya kepada tim MBAK DEWI.
Petugas kemudian menghubungi pemudik untuk meminta data tambahan seperti nama, foto kendaraan, serta lokasi terkini melalui fitur share location. Kendaraan SPKLU mobile yang siaga di Pos Terpadu Alun-Alun Sragen akan langsung menuju lokasi pemudik.
Di lokasi, petugas akan melakukan pengisian daya darurat hingga sekitar 10 persen agar kendaraan dapat kembali berjalan. Selanjutnya pemudik akan dikawal menuju SPKLU terdekat untuk melakukan pengisian daya hingga penuh.
“Inovasi ini diharapkan memberikan rasa aman bagi pemudik pengguna kendaraan listrik sehingga tidak khawatir saat melintas di wilayah Sragen,” kata Kukuh.
Selain layanan SPKLU mobile, Satlantas Polres Sragen juga menghadirkan berbagai inovasi lain, seperti BBM Mobile bagi pemudik yang kehabisan bahan bakar, Si Medis sebagai tim respons cepat medis bermotor, Si Bengkel layanan perbaikan kendaraan 24 jam, Si Rescue dengan kendaraan derek dan towing, toilet portable, hingga Wahana Ceria Anak Gratis di pos terpadu.
Tidak hanya layanan teknis, Polres Sragen juga menghadirkan Sibara Art Stage, panggung seni yang melibatkan seniman lokal dan difabel untuk menghibur pemudik yang beristirahat.
Melalui berbagai inovasi tersebut, Satlantas Polres Sragen berharap pelayanan selama Operasi Ketupat Candi 2026 mampu memberikan pengalaman mudik yang aman, nyaman, dan berkesan bagi masyarakat. (SRG)









