HARIANKOTA.CO, Sukoharjo – Jalan raya Solo-Yogya, tepatnya di Dukuh Salakan, Desa Sraten, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo, mendadak menjadi lokasi temuan tragis yang menggegerkan warga.
Seorang pria tua ditemukan meninggal dunia di dalam mobil, Senin (21/7/2025), sekira pukul 12.30 WIB. Jasad pria tersebut diketahui bernama JP (62), warga Perum Asabri Klipang, Kelurahan Sendang Mulyo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang.
Korban ditemukan dalam kondisi duduk tak bergerak di kursi pengemudi mobil Toyota Kijang Innova Reborn berwarna hitam, dengan nomor polisi H 1317 GZ.
Kapolsek Gatak, Polres Sukoharjo, AKP Hadi Sumaryono, saat dikonfirmasi membenarkan temuan tersebut. Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula sekitar pukul 09.50 WIB, saat seorang pria bernama SA (39), warga Kabupaten Semarang, menghubungi korban untuk menjemputnya di Hotel Alila Solo.
Mereka berencana berangkat menuju Bandara A Yani, Semarang. Namun, setelah menunggu selama satu jam tanpa kabar, SA merasa curiga dan memutuskan untuk mencari korban.
Setelah melacak keberadaan korban, SA dan rekannya menemukan mobil korban terparkir di tepi jalan. Kondisi mesin mobil masih menyala, dengan lampu hazard yang berkedip.
Namun, saat didekati dan jendela mobil diketuk, korban tidak memberikan respons. Mereka kemudian meminta bantuan ke Klinik Harapan Bunda yang tak jauh dari lokasi.
Petugas klinik, bersama tim pemadam kebakaran dan kepolisian, segera tiba di lokasi. Dengan menggunakan alat, mereka memecahkan kaca pintu mobil untuk mengevakuasi korban dan membawanya ke Rumah Sakit Islam Surakarta (RSIS).
“Hasil pemeriksaan medis menunjukkan bahwa korban telah meninggal dunia. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan,” ujar Kapolsek.
Setelah pihak keluarga melakukan konfirmasi, mereka memutuskan untuk menolak dilakukan autopsi, dengan alasan bahwa korban diduga meninggal karena sakit. Pihak keluarga membuat surat pernyataan penolakan autopsi, dan jenazah korban diserahkan untuk dimakamkan.
“Jenazah sudah dibawa keluarga untuk dimakamkan, dan kami sudah melakukan segala prosedur yang diperlukan,” tutup Kapolsek. (SKH)



