HARIANKOTA.CO, Boyolali– Menjawab kerentanan kebakaran yang kerap terjadi di wilayah utara saat musim kemarau, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali resmi memulai pembangunan Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) di Kecamatan Wonosegoro.
Peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Bupati Boyolali Agus Irawan, pada Rabu (13/8/2025), sebagai bentuk komitmen nyata terhadap pemerataan pelayanan publik.
Pembangunan pos damkar ini tidak hanya menjadi infrastruktur penting, tapi juga simbol keberpihakan Pemkab Boyolali pada wilayah yang selama ini kerap luput dari prioritas pembangunan. Dengan total anggaran Rp312.865.000 dari APBD, proyek ini ditargetkan rampung dalam 90 hari kerja, tepatnya 18 Oktober 2025.
“Kami tidak akan pilih kasih dalam pembangunan. Wilayah Boyolali utara, termasuk Wonosegoro, punya hak yang sama dalam pelayanan,” tegas Bupati Agus dalam sambutannya.
Wilayah utara Boyolali, terutama saat musim kemarau, dikenal sebagai kawasan dengan tingkat kerawanan kebakaran cukup tinggi. Ketidakhadiran pos damkar di sekitar area tersebut selama ini membuat respons pemadaman terhambat, membahayakan keselamatan warga dan aset publik.
Tak hanya menyoroti pembangunan fisik, Bupati Agus juga mengingatkan seluruh kepala desa dan perangkat desa untuk memperkuat pelayanan publik dan mengelola dana desa secara tepat sasaran. Ia menekankan pentingnya sinergi antara infrastruktur dan kualitas SDM dalam menciptakan pelayanan yang tanggap dan profesional.
“Pos damkar ini harus bermanfaat besar bagi warga. Kalau bisa, rekrut tenaga lokal agar pelayanan lebih cepat dan efisien,” tegas Bupati yang dikenal vokal dalam isu pemerataan ini.
Camat Wonosegoro, Sujiyo, menyambut baik langkah strategis ini. Ia menyebut kehadiran pos damkar sebagai angin segar bagi warganya, dan berharap rekrutmen petugas damkar ke depan mengutamakan warga lokal.
“Ini bukan hanya pembangunan gedung, tapi investasi rasa aman bagi masyarakat kami. Kami juga berharap putra daerah diberi kesempatan terlibat langsung sebagai petugas damkar,” ujar Sujiyo.
Langkah Pemkab Boyolali membangun pos damkar di Wonosegoro dinilai sebagai upaya konkret menjawab kebutuhan masyarakat di daerah rawan, sekaligus menghapus kesenjangan antara wilayah utara dan pusat kota dalam hal pelayanan kebencanaan. (BYL)









