menu search

RSUD Simo Kini Punya Layanan Dialisis, Pasien Gagal Ginjal Tak Perlu Lagi ke Kota

Kehadiran fasilitas ini menjadi angin segar bagi pasien gagal ginjal di wilayah Kecamatan Simo dan sekitarnya

Rabu, 13 Agustus 2025, 13:39 WIB

HARIANKOTA.CO, Boyolali– RSUD Simo Boyolali akhirnya memiliki layanan Instalasi Dialisis yang diresmikan oleh Wakil Bupati (Wabup) Dwi Fajar Nirwana, pada Selasa (12/08/2025).

Kehadiran fasilitas ini menjadi angin segar bagi pasien gagal ginjal di wilayah Kecamatan Simo dan sekitarnya yang selama ini harus menempuh perjalanan jauh ke kota demi mendapatkan perawatan rutin.

Dengan empat alat dialisis modern yang telah terkoneksi dengan BPJS Kesehatan, RSUD Simo berkomitmen menghapus segala hambatan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Simo dan sekitarnya.

Wabup Boyolali mengapresiasi langkah besar yang dilakukan jajaran RSUD Simo. “Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Boyolali menyampaikan penghargaan kepada seluruh tim RSUD Simo yang terus berbenah dan berinovasi untuk menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.

Fajar menegaskan, layanan instalasi dialisis yang berlokasi di Desa Pelem, Kecamatan Simo ini diharapkan bisa menjadi solusi nyata bagi warga yang selama ini kesulitan karena harus menempuh jarak jauh demi mendapatkan perawatan dialisis.

“Saya berharap RSUD Simo terus berinovasi dan berbenah agar pelayanan semakin prima dan manfaatnya bisa dirasakan luas oleh masyarakat,” tambah Wabup.

Direktur RSUD Simo, Ratmi Pungkasari, menjelaskan layanan dialisis tersebut beroperasi di lantai satu gedung rumah sakit. Sementara lantai dua dan tiga akan digunakan sebagai poliklinik, yang pembangunannya diproyeksikan dimulai tahun ini dengan anggaran Rp 7 miliar.

“Dengan fasilitas ini, kami ingin menjadikan pelayanan rumah sakit lebih lengkap dan terjangkau. Mulai hari ini (Selasa-Red), layanan sudah bisa dinikmati masyarakat. Kami siap melayani dengan sepenuh hati,” kata Ratmi.

Kini, RSUD Simo menyediakan empat alat dialisis yang telah terintegrasi dengan BPJS Kesehatan, memudahkan pasien untuk mendapatkan layanan tanpa hambatan administrasi.

Dengan terobosan ini, Boyolali semakin menunjukkan keseriusannya meningkatkan kualitas layanan kesehatan, mendekatkan fasilitas vital ke tangan masyarakat, dan menjawab kebutuhan medis yang selama ini menjadi kendala.(BYL)

Berita Lainnya

Berita Terkini

arrow_upward